Selayang Pandang

Asal-usul Desa/ Kelurahan ( Legenda Desa )

Legenda yang dapat digali sebagai sejarah berdirinya Desa Badang Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang ini diriwayatkan oleh sesepuh Desa bernama Bapak H. SHOFWAN yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa sejak tahun 1953 sampai dengan tahun 1979.

Pada mulanya wilayah yang sekarang diberi nama Desa Badang adalah merupakan kawasan hutan belantara dan atas keuletan beberapa orang telah bersusaha untuk membuka hutan (Babat alas) maka lambat laun wilayah ini berkembang menjadi daerah pertanian dan pemukiman.

Babat alas tersebut dipimpin oleh seseorang sesepuh bernama Mbah DALEM (konon belia berasal dari Jawa Tengah) untuk wilayah selatan yang selanjutnya diberi nama Desa Badang. Kemudian Babat Alas diwilayah utara dipimpin oleh sesepuh Desa yang bernama Buyut SIPAH (konon beliau berasan dari Kudus Jawa Tengan) yang selanjutnya disebut Desa Wedani.

Kemudia selang beberapa tahun masing-masing desa berdiri sendiri-sendiri. Kurang lebih pada tahun 1926 terjadi blengketan antara keduanya yaitu Desa Wedani dan Desa Badang, yang akhirnya menjadi satu Desa yang diberi nama Desa Badang.

1.    Desa Badang sebelum blengketan

a.     Pada tahun 1908 wilayah selatan yang diberi nama Desa Badang dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama Mbah BAHU hingga tahun 1916, yang wilayahnya terdiri dari 5 (lima) Dukuan yaitu :

-       Dukuhan Badang

-       Dukuhan Wates

-       Dukuhan Wonoasri

-       Dukuhan Sukotirto

-       Dukuhan Watulintang

b.    Pada tahun 1910 untuk wilayah Utara yang diberi nama Desa Wedani dipimpin oleh seorang Kepala Desa bernama DONO SASMITO hingga tahun 1926 yang wilayahnya hanya 1 (satu) dukuhan yaitu Dukuhan Wedani.

c.     Pada tahun 1926 terjadi blengketan (penyatuan dua desa menjadi satu desa) antara Desa Badang dengan Desa Wedani dengan cara pilihan Kepala Desa, yang calonnya adalah Kepala Desa Badang KROMO ASTRO dan Kepala Desa Wedani DONO SASMITO dan dimenangkan oleh Kepala Desa Badang KROMO ASTRO.

2.    Mulai tahun 1926 Desa Badang mempunyai 6 (enam) Dukuhan, yaitu :

a.     Dukuhan Badang.

b.    Dukuhan Wates.

c.     Dukuhan Wonoasri.

d.    Dukuhan Sukotirto.

e.     Dukuhan Watulintang

f.      Dukuhan Wedani.

Keenam Dukuhan tersebut berjalan sampai dengan tahun 1986, sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 5 1979 tentang Pemerintah Desa, istilah atau nama Dukuhan berubah menjadi Dusun hingga sekarang.

Masing-masing Dusun dipimpin oleh Kepala Dusun.

 

Sejarah Pemerintahan Desa Badang

Terhitung sejak terjadinya blengketan, yang menjabat Kepala Desa di Desa Badang adalah sebagai berikut :

1.    Bapak KROMO ASTRO, sebagai Kepala Desa Badang mulai tahun 1926 sampai tahun 1942, selama 16 tahun.

2.    Bapak H. SIDIK, sebagai Kepala Desa Badang mulai 1946 sampai 1953, Selma 7 tahun.

3.    Bapak H. SHOFWAN, sebagai Kepala Desa Badang mulai 1953 sampai tahun 1979, selama 26 tahun.

4.    Bapak PUDJI PURWANTO, sebagai Kepala Desa Badang mulai tahun 1979 sampai tahun 1990, selama 11 tahun.

5.    Bapak Drs. FAISOL, sebagai Kepala Desa Badang mulai tahun 1990 sampai tahun 1999, selama 9 tahun dengan SK Nomor 464 Tahun 1990 tanggal 20 Nopember 1990.

6.    Bapak NUR KHOLIS, SEBAGAI Kepala Desa Badang mulai tahun 1999 sampai 2007, selama 8 tahun.

7.    Ibu DESIE RETNOWADHANI Kepala Desa Badang mulai tahun 2007 sampai 2019.

8.    Bapak SHOLICHUDIN Kepala Desa mulai tahun 2019 sampai sekarang

 

2.1.2 Demografi

Pentingnya memahami kondisi Desa untuk mengetahui keterkaitan perencanaan dengan muatan pendukung dan permasalahan yang ada, memberikan arti penting keputusan pembangunan sebagai langkah mendayagunakan dan penyelesaian masalah di masyarakat.

Desa Badang merupakan salah satu dari 13 desa di wilayah Kecamatan Ngoro, yang terletak 2 Km ke arah barat selatan dari Kecamatan Ngoro,  Desa Badang merupakan wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri, serta mempunyai luas wilayah seluas 424 hektar. Adapun batas-batas wilayah desa Badang :

 

BATAS DESA

Sebelah Utara

Desa Kesamben

Sebelah Selatan

Desa Genukwatu

Sebelah Timur

Desa Ngoro

Sebelah Barat

Desa Pulorejo